Tampilkan postingan dengan label Wisata di sumatera utara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata di sumatera utara. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 Februari 2016

Denah Letak Pantai Bali Lestari,Sergai,Sumut


pantai di serdang bedagai
Pantai Bali lestari,  memiliki banyak keunikan yang menarik perhatian pengunjung



salamsumu.blogspot.com
Serdang Bedagai, Sumut. Pantai Bali Lestari akhir-akhir ini menjadi perbincangan yang Hits di Kalangan masyarakat Medan dan sekitarnya.  Terlebih lagi ketika memasuki weekend atau akhir pekan. Karena keunikan tersendiri dari yang dahulu bernama Pantai Lestari Indah.

Salah satu nya ialah yang terdapat pada gambar diatas.  Payung yang berwarna-warni yang tergantung rapi menghiasi langit-langit Pantai Bali Lestari. Hal ini juga yang menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk traveling ke pantai ini.

gapura pantai bali lestari
Gapura khas Bali spot yang paling banyak untuk berfoto dan selfie

Salah satu spot terpopuler untuk berselfie ialah di gapura khas Bali dan juga pada ukiran -ukiran seni relief di dinding seputaran ruang ganti dan taman. Dan tak kalah indah adalah pasir putih yang ada di Pantai Bali Lestari ini.
Hmmm... Menarik kan?

Pada tanggal 3 Januari 2016 lalu,  saat long weekend awal tahun.  Tim SBC (SaLam  Binjai Community)  mengunjungi pantai ini.  Ketika itu pengunjung sangatlah padat ribuan orang  datang ke Pantai  Bali  Lestari ini. Biaya masuk waktu itu adalah Dua puluh ribu rupiah,. Biaya tersebut mencakup retribusi masuk untuk dua orang per satu motor plus retribusi parkir.


ramai-ramai berkunjung ke pantai bali lestari
Ribuan orang padati Pantai Bali Lestari


 Dalam keadaan yang padat saat itu, sangat disayangkan jumlah tempat sampah yang terbatas membuat sampah pun berserakan.  Namun pengelola cepat tanggap, langsung mengerahkan para petugas kebersihannya agar membersihkan sampah-sampah tersebut.


Jarak tempuh Pantai Bali Lestari dari kota Medan sekitar satu jam perjalanan atau satu jam empat puluh lima menit dari Kota Binjai. Dengan jalur tempuh Kota Binjai - Kota Medan -Lubuk Pakam-Simpang Pantai Cermin- Pantai Bali Lestari. Pantai Bali Lestari yang memiliki banyak keunikan dan keindahan ini patut untuk di kunjungi.  Dan letaknya yang dekat dengan Pantai Cermin dapat memudahkan kita untuk menemukannya.  Namun jika belum tahu, saya buatkan denah sederhananya.

denah pantai di sergai
Denah menuju Pantai Bali  Lestari, Sergai, Sumatera Utara

Secara administratif Pantai Bali Lestari ini terletak di Desa/Kelurahan Pantai Cermin Kanan,  Kecamatan Pantai Cermin,  Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai)  Sumatera Utara.  Jadi bila teman-teman bilang pantai ini di Perbaungan maka itu adalah asumsi yang salah. Perbaungan adalah Kecamatan yang bersebelahan dengan Kecamatan Pantai Cermin. Agar kiranya saat kita bertanya kepada warga sekitar mereka tahu dan agar kita tidak tersesat untuk menuju Pantai Bali Lestari yang indah, unik dan menarik ini.  Mau nikmati Pantai di Bali ala Sumatera Utara?  Ayo ke Bali Lestari....

Semoga bermanfaat
SaLam Lestari....

SaLam Binjai Community  (SBC)


Jumat, 27 November 2015

Mesjid Azizi,Ikon Wisata Kota Tanjung Pura Langkat


salamsumu.blogspot.com

Taukah anda Mesjid Azizi? Jika anda bertempat tinggal di Kota Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara maka anda tak asing lagi dengan mesjid yang satu ini. Mesjid ini terletak di Jantung Kota Tanjung Pura yaitu di tepi  Jalan  Lintas Sumatera (JALINSUM) Timur yang menghubungkan Kota Medan dengan Kota Banda Aceh.

Mesjid Azizi dibangun pada tahun 1899 masehi dimasa kepemimpinan Sultan Musa Al Muazzamsyah. Ketika proses pembangunan mesjid ini berlangsung Sultan Musa pun wafat, sehingga pembangunan Mesjid Azizi ini sedikit terkendala dan masih semi permanen. Setelah itu pembangunan  dilanjutkan oleh putera beliau yang bernama Sultan Abdul Aziz Djalil Rachmatsyah dan di selesaikan  pada tahun 1902 masehi  menjadi bangunan permanen hingga seperti saat ini. Nama Mesjid Azizi sendiri diambil dari nama Sultan Abdul Aziz.

Arsitektur Mesjid Azizi mirip dengan Mesjid Raya Al Mashun di Kesultanan Deli di Kota Medan. Itu terlihat dari gerbang depan mesjid ini dan juga bentuk kubah nya. Kesan indah juga terlihat dari ukiran-ukiran khas melayu yang dibuat disisi kubah dan bentuk mesjid yang memiliki perpaduan timur tengah dan india.

Pada tanggal 9 mei 2015 tim SaLam Binjai Community pun datang berkunjung untuk melihat keindahan mesjid ini. Berangkat pukul 15.00 wib dari Kota Binjai dan sampai di Mesjid Azizi ini kira-kira pukul 16.00 wib. Di areal Mesjid Azizi ini terdapat makam para Sultan dan Kerabatnya dari Kesultanan Langkat salah satunya adalah Pahlawan Nasional Republik Indonesia Tengku Amir Hamzah. Dan juga terdapat perpustakaan juga galeri tentang Kesultanan Langkat dan Tengku Amir Hamzah.


Dibeberapa kesempatan, di mesjid ini sering mengadakan acara Islami. Diantaranya lomba membaca Al Qur'an, lomba Shalawat Badar/Nasyid dan lain sebagainya. Setiap tahunnya juga di gelar acara untuk memperingati wafatnya Tuan Guru Syeikh Abdul Wahab Rokan di tempat ini. Mesjid Azizi ini juga menjadi lambang kemahsyuran Kesultanan Langkat Kala itu dan menjadi ikon untuk Kota Tanjung Pura saat ini. Nah jika anda akan melewati Kota Tanjung Pura. Maka sempatkanlah berkunjung sejenak ke Mesjid Azizi yang indah ini. Agar kita paham bahwa negeri kita Indonesia memiliki budaya yang beragam yang tak ternilai harganya.

SaLam Lestari...

SaLam Binjai Community (SBC)

Rabu, 18 November 2015

Rumah Gerga,Rumah Raja Desa Lingga

Rumah Gerga, Rumah adat Di Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara


salamsumu.blogspot.com
Di Sumatera Utara, tepatnya di Kabupaten Tanah Karo terdapat sebuah Desa Budaya yang berama Desa Lingga. Didesa ini masih terdapat Rumah adat Karo yang masih berdiri hingga kini. Rumah adat ini didirikan sekitar tahun 1860 dan berjumlah  5 rumah adat saja. Rumah-rumah ini pun memiliki fungsi masing-masing selain sebagai tempat tinggal. Salah satunya adalah Rumah Gerga, rumah ini pun dijadikan sebagai istana bagi Raja Urung.

Hari sabtu, tanggal 31 Oktober 2015 tim SaLam Binjai Community pun memulai perjalanannya menuju Desa Lingga. Berangkat  pukul 09.00 wib dari Kota Binjai dan sampai di Desa Lingga pukul 12.40 wib. Kami menempuh jalur yaitu Kota Binjai-Diski-Medan Tuntungan-Berastagi-Kaban Jahe-Desa Lingga. Walaupun sempat mencari-cari jalan dahulu di Kaban Jahe, akhirnya kami pun sampai ditempat yang dituju. Disebuah Desa di Kaki Gunung Sinabung yang sejuk dan tenteram.


1. Sambil menunggu exis dulu hehe
2. PARA adalah tempat untuk meletakkan bumbu masakan
3. Berfoto bersama pengurus Rumah Gerga, Bapak Damson Tarigan
4. Rumah Gerga yang memiliki nilai arsitektur tinggi,yang harus dilestarikan

Sampai ditempat tujuan kami mengambil beberapa foto untuk di abadikan sambil mencari orang yang bisa menjelaskan tentang sejarah Rumah Adat Karo ini. Setelah menunggu beberapa menit, munculah seorang bapak dari dalam Rumah Gerga sambil memperhatikan kami. Dan tak lama kemudian kami menghampiri bapak tersebut dan berkenalan. Bapak tersebut bernama Damson Tarigan, beliau adalah pengurus Rumah Gerga ini. Beliau di amanatkan untuk menjaga dan  mengurus Rumah Adat tersebut. 

Sudah sembilan tahun bapak Damson Tarigan menjadi pengurus, dan harus melewati masa-masa sulit. Yaitu ketika Rumah adat ini hampir rubuh namun tidak ada dana bantuan untuk memperbaikinya. Akhirnya sekitar 3 tahun lalu ada bantuan dari World Monuments Funds (WMF) untuk memperbaiki dan memberdayakan  rumah adat ini sebagai sebuah monumen sejarah yang  sangat penting untuk kita ketahui dan lestarikan. Disini   kita bisa menggali ilmu pengetahuan baik di bidang seni dan budaya maupun sejarah.

Arsitektur rumah adat ini pun sudah dirancang untuk tahan dari guncangan gempa. Dibangun tanpa menggunakan paku sedikit pun, Rumah adat ini tetap berdiri kokoh di Kaki Gunung Sinabung yang saat ini pun masih erupsi.

Dari sini kita bisa berfikir, orang yang dahulu membangun rumah ini sudah memikirkan bagaimana membangun sebuah bangunan yang tahan untuk berdiri hingga beratus-ratus tahun. Kini kita bisa menyaksikan hasil jerih payah karya seni yang di buat oleh mereka. Dan patut lah kita bersyukur untuk hal tersebut dalam  menjaga  dan melestarikan monumen bersejarah ini agar jangan sampai punah.

Denah sederhana menuju Rumah Gerga Di Desa Lingga,Tanah Karo

Untuk akses jalan menuju ke Desa Lingga sudah sangat bagus. Biaya masuk ke tempat ini pun tidak ditentukan. Hanya biaya suka rela untuk membantu biaya perawatan Rumah Adat ini agar tetap lestari hingga ke anak cucu kita.Jadi kalau teman-teman berwisata ke Berastagi ataupun ke Kaban Jahe ayo berkunjung  ke Desa Budaya Lingga di Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara.

SaLam Binjai Community

  

Kamis, 08 Oktober 2015

Air Terjun Saringgana



Banyak kalangan terutama tim-tim adventure sudah mengenal air terjun ini. Ya... benar inilah Air Terjun Saringgana. Air terjun ini kembali terkenal dan ramai dikunjungi setelah lima tahun tenggelam tak terdengar namanya. Setelah sebelumnya ditahun 2009-2010 air terjun ini pun menjadi hits untuk dikunjungi para petualang dan penikmat alam.

Awalnya di tahun 2004 tim GAPALATAS BINJAI  yang pada waktu itu melakukan camping di daerah Marike. Entah di sengaja atau tidak , menemukan air terjun ini dan menyebar dari mulut ke mulut hingga ramai dikunjungi.



Setelah lama terpendam dan tak terjamah lagi, di tahun 2014 lalu mulailah tim-tim adventure kembali menapakkan kaki di Air Terjun Saringgana ini termasuk teman-teman SBC (SaLam Binjai Community) . Air terjun Saringgana pun juga indah tebing-tebing yang menjulang tinggi pun mirip dengan tebing di Air terjun Sipiso-piso didesa Tongging . Debit air nya pun deras yang jatuh dari ketinggian 26-30 meter. 


Air terjun ini terletak di Desa Sulkam, Kecamatan Kutambaru, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Jika kita akan menuju tempat wisata Bukit Lawang, maka kita akan melewati pintu masuk Kecamatan Kutambaru (gerbang Marike) di sebelah kiri kita. 

Untuk jalur trekking ke Air terjun Saringgana ini dari Pos Parkir berkisar 25 menit sampai 35 menit. Dan jarak dari Kota Binjai ke Pos Parkir air terjun ini sekitar 2 jam lebih. Tergantung cuaca apakah hujan atau tidak. Jika sebelumnya jalur di basahi hujan maka waktu perjalanan akan lebih lama. Ini dikarenakan jalan menuju air terjun ini masih di dominasi dengan batu-batu dan lumpur. 

Jadi siapkan motor anda agar perjalanan tidak terhambat. Untuk mobil cantik disarankan tidak ketempat ini. Walaupun jalur berbatu dan berlumpur, tetapi disitulah letak keasikkan petualangannya untuk menuju ketempat yang indah yaitu Air Terjun Saringgana . Dan jangan buang sampah di tempat yang indah ini sebagai wujud peduli akan lingkungan yang sehat dan bermanfaat.

SaLam Lestari...
SBC (SaLam Binjai Community)


Kamis, 17 September 2015

Taman Budaya Tengku Amir Hamzah


salamsumu.blogspot.com

Tengku Amir Hamzah adalah seorang Pahlawan Nasional Indonesia yang lahir di Kota Tanjung Pura Langkat,Sumatera Utara pada tanggal 28 Februari 1911.Lahir di dalam  Kesultanan Langkat  beliau merupakan salah satu penerus Kesultanan ini.Namun karena terjadi konflik Sosial tahun 1946 di Sumatera Utara, beliau akhir nya wafat dalam peristiwa tersebut.






Dalam sejarah hidupnya,beliau dikenal sebagai sastrawan yang mahsyur pada jamannya.Menerbitkan puisi-puisi yang romantis,kaya akan cinta kasih .Baik untuk orang-orang yang di kasihi nya,lingkungannya dan lain lain.Beliau juga termasuk sastrawan periode Pujangga Baru. Sepeninggal beliau ,karyanya masih diterbitkan. Salah satu bait yang terkenal adalah

"Biarlah daku tinggal disini"
"Sentosa diriku disunyi sepi"
"Tiada berharap tiada berminta"
"Jauh dunia di sisi dewa"

Bait puisi tersebut tertulis di batu nisan beliau yaitu di area pemakaman Mesjid Azizi Tanjung Pura.






Dan untuk menghormati jasa-jasa beliau.Pemerintah Kabupaten Langkat pun mendirikan Taman Budaya Tengku Amir Hamzah.Sebuah taman yang terdiri dari beberapa bangunan ,Teater,dan taman.Bangunan yang berdiri ini dibuat untuk menempatkan perjalanan hidup beliau dan karyanya dan juga budaya dari Kabupaten Langkat.Teater yang dibuatpun untuk menampilkan hasil karya seni maupun acara pagelaran seni lainnya .Taman yang dibuat ,diharapkan menjadi tempat inspirasi agar timbul ide-ide membuat puisi yang bagus dan karya yang lainnya.





Tempat ini pun cocok untuk mengisi liburan bersama keluarga,baik refreshing maupun liburan yang mengedukasi kita.Taman ini terletak di kota Stabat,sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Langkat.Jika Anda akan melakukan perjalanan ke Aceh ataupun dari Aceh menuju Kota Medan.Tidak ada salahnya untuk singgah ke Taman Budaya Tengku Amir Hamzah ini.

SaLam Lestari...

Kamis, 30 Juli 2015

Berlebaran di Puncak Gunung Sibayak


salamsumu.blogspot.com

Hari libur lebaran banyak digunakan orang untuk mudik. Bersilahturrahim ke tempat sanak saudara dan juga berlibur ke tempat-tempat wisata bersama saudara ataupun teman. Tak terkecuali rekan-rekan dari Sahabat Alam (SaLam) Binjai Community yang juga Memanfaatkan momentum ini untuk bersilahturrahim sekaligus liburan bersama teman-teman yang sudah lama tidak berjumpa.



Setelah menentukan beberapa tanggal dan tempat tujuan untuk berwisata sekaligus bersilahturrahim. Maka diputuskan oleh rekan-rekan SBC pada hari kamis, tanggal 23 Juli 2015 untuk ngetrip mendaki Gunung Sibayak atau Gunung Raja (2.212 mdpl).Gunung Sibayak adalah salah satu gunung yang terletak di desa Lau Debuk-debuk, kabupaten tanah Karo,Sumatera Utara. Dan salah satu dari gugusan puncak triple S (sinabung,sibayak,dan sibuatan). Di kaki Deleng Sibayak inilah terdapat tempat pemandian air panas belerang (hot springs) Lau debuk-debuk. Pukul 22.00 wib rekan-rekan SBC yang berdomisili di Binjai dan Stabat berkumpul di Jalan Tengku Amir Hamzah ,Binjai.




 Setelah berkumpul di Kota Binjai tim melanjutkan perjalanan menuju titik kumpul di Rumah Rekan SBC lainnya yang berada di Kota Medan. Sambil menunggu rekan yang belum berkumpul, kami pun berdiskusi untuk menentukan jalur perjalanan dan persiapan lainnya. Berdiskusi sambil bercengkrama semakin membuat suasana kekeluargaan semakin erat dan bertambah asik. Dan hal  inilah yang membuat saya semakin bersemangat untuk ngetrip bareng mereka walaupun lelah baru pulang kerja.hehehe.....


Tanggal 24 Juli 2015,pukul 01.30 wib dini hari tim SBC dan rekan begerak melanjutkan perjalanan menuju Gunung Sibayak. Tim sangat bersemangat untuk melakukan perjalanan kali ini. Namun walaupun begitu ,kami harus menghadapi beberapa kendala dalam perjalanan salah satunya ketika ban motor salah satu rekan pun bocor. Mendapati hal itu,saya berpikir pasti jauh dansulit mendapatkan tukang tambal ban. Tetapi kami beruntung,  didekat SPBU tempat kami berhenti ternyata ada tukang tambal ban yang buka 24 jam alias nonstop.

Sambil menunggu ban motor selesai di tambal, teman-teman yang lain pun beristirahat. Setelah selesai kami pun melanjutkan perjalanan. Sesampainya  di Pos Pertama kami diminta uang retribusi senilai Rp. 4000 /orang nya. Ketika sampai di Pos Kedua kami diminta Retribusi parkir senilai Rp. 15.000 /motor . Dari Pos Kedua inilah kami melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki. Pendakian yang dilakukan pada saat dini hari sangatlah melelahkan. Mungkin ini disebabkan karena oksigen yang ada diperebutkan oleh kita dan tumbuhan di sekitar.

Sampai  di dataran tempat biasa membangun tenda Kami pun sholat subuh berjamaah. Usai Sholat ,kami berjalan menuju bibir kawah cinta gunung sibayak sambil mengabadikan beberapa momen dan disini kami membuat perapian untuk memasak air membuat minuman hangat.Kemudian teman-teman yang lain pun melanjutkan langkah kaki mereka hingga ke puncak Sibayak. Asik menikmati suasana di sibayak ini,akhirnya kami pun harus kembali pulang kerumah.Kami pun berkemas,ditambah lagi cuaca yang mendung dan gerimis.Turun dari gunung Sibayak ini,kami pun beristirahat di penatapan . Setelah itu kami pun kembali kerumah masing-masing.


Perjalanan ini sungguh mengesankan ditambah lagi dengan suasana yang masih lebaran. Kesempatan ini kami gunakan untuk bersilaturrahim dengan teman-teman baik yang sering ketemu maupun yang jarang bertemu. Dan berwisata tanpa nyampah itu sangat bijaksana.

SaLam Lestari...
SaLam Binjai Community



terima kasih kepada teman kita dari :

- UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta
- United Tractors Tbk Jakarta
- PT. Pertamina Retail Medan
- Arteri Telkomsel Medan
dll...

see you on next trip in wonderful of north sumatera...








Rabu, 10 Juni 2015

Indahnya Air Terjun Lau Bengaru Di Sumatera Utara

air terjun lau bengaru yang indah di sumatera utara
Air Terjun Lau Bengaru adalah air terjun yang indah,memiliki ketinggian sekitar 25 meter . Air terjun ini terletak di desa telagah,langkat,Sumatera Utara. Jarak dari Kota Binjai sekitar 2 jam perjalanan menuju Base camp pemandu air terjun tersebut.Untuk menuju ketempat ini bisa menggunakan kendaraan roda dua atau pun roda empat.Jalan yang dilalui pun mulus kecuali ketika akan menuju air terjun ini yaitu jalan perkampungan yang notabene belum beraspal.
mengabadikan moment di air terjun lau bengaru
Keindahan Air terjun Bengaru adalah air terjunnya yang bersih dan juga masih banyak ikan-ikan yang hidup disekitar air terjun ini. Salah satu ikan tersebut adalah ikan jurung yang hidup disini dan terkenal sebagai ikan yang harganya cukup mahal.Selain itu air terjun ini pun tak keruh ketika hujan datang.Jadi walaupun kita berkunjung kesini saat hujan,jangan kawatir karena air terjun bengaru tetap bersih dan jernih.
air terjun bengaru yang tetap jernih walaupun saat hujan datang
Untuk jalur trekking dari base camp pemandu air terjun hingga ke air terjun,dapat di capai dengan trekking berjalan kaki ataupun bisa menggunakan sepeda motor.Dan disarankan bagi yang menggunakan sepeda motor agar mengecek kesiapan kendaraan agar tidak terjadi kendala saat melalui jalan desa yang berbatu dan berlumpur.Saat saya ke air terjun ini bersama teman-teman SaLam Binjai Community di tanggal 27 maret 2014 saya mengendarai motor matic saya.Walaupun disarankan pemandu air terjun agar tidak menggunakan motor matic.Tapi apa boleh buat ,motornya cuma itu mau tidak mau ya harus dipacu,karena memang keinginan saat itu mencapai air terjun bengaru.

Kira-kira setelah menempuh 90 menit perjalanan dari basecamp pemandu kami memarkirkan kendaraan di area yang sudah disediakan. Dan berjalan menuruni bukit selama 15 menit,barulah kami sampai di air terjun bengaru.Suara gemuruh air terjunnya sangat menenangkan ditambah suasana alam yang masih sangat asri tanpa ada polusi,sampah dan illegal logging.Setelah sampai kami langsung menceburkan diri di dinginnya air terjun ini.Segar rasanya hingga kepenatan aktifitas sehari-hari di kota hilang sudah.Disekitar air terjun ini pun banyak terdapat air terjun yang berukuran kecil untuk dinikmati.Ketika kami rasa cukup,kami pun bergegas pulang kembali menuju Kota Binjai.Dan yang tak kalah penting,untuk menjaga tempat ini agar tetap asri tidak kotor karena sampah ataupun coretan di tebing dan bebatuannya. Dan tidak rusak akibat adanya illegal logging atau penebangan pohon secara ilegal agar warisan alam di sumatera utara ini dapat disaksikan hingga ke anak cucu kita.

SaLam Lestari...
SaLam Binjai Community
(Sahabat Alam)



Minggu, 17 Mei 2015

Air Terjun 24 Tingkat dan Mata Air Panas Sei Gelugur Langkat

Air terjun 24 tingkat yang masih alami di langkat,  cp : 0853-7363-1132
Air Terjun 24 tingkat atau Air terjun Sei Glugur dan Mata Air Panas nya terbilang baru .Walaupun sesungguhnya sudah di posting di dalam website Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) yaitu pada postingan dengan judul Batu Rongring.Awal nya Batu Rongring dan Air terjun 24 tingkat ini merupakan satu wilayah ekowisata yang dikelola bersama. Namun pada tahun 2013  Air terjun 24 tingkat dan mata air panas sei gelugur pun berpisah pengelolaannya .Yang saat ini dikelola oleh masyarakat sekitar yang tergabung dengan HPI (Himpunan Pramuwisata Indonesia).












Air terjun ini terletak di dusun Sei Glugur, desa Sei Musam ,kecamatan Batang Serangan,Kabupaten Langkat,Sumatera Utara .Letak tempat wisata ini pun tak jauh dari objek wisata Tangkahan dan Batu Rongring. Dari tempat-tempat wisata ini pula kita bisa menuju ke tempat wisata Bukit Lawang .Dengan cara melakukan trekking dengan berjalan kaki maupun dengan menaiki gajah dari Tangkahan.

Objek wisata ini dapat ditempuh dengan menggunakan sepeda motor sekitar 3 jam lamanya dari Kota Binjai. Jalur perjalanannya meliputi Kota Binjai-Kota Stabat-Hinai-Batang Serangan-Desa Sei Musam-Dusun Sei Glugur.Akses jalan ketempat ini sudah banyak yang diperbaiki, cukup baik dan di dalam perkebunanlah jalan yang dilalui cukup ekstrim karena memang melewati perkebunan kelapa sawit .Dan harapan kedepannya agar pemerintah Kabupaten untuk mendukung dan memperbaiki infrastruktur agar akses menjadi lebih baik lagi.Sehingga Wisatawan pun semakin bertambah.

Air terjun 24 tingkat ini sungguh sangat alami terbukti dengan air  nya yang jernih dan bebatuannya yang masih licin karena banyak lumut.Untuk menuju ke tingkat yang ke 24 nya ,disarankan untuk menginap atau camping disini minimal 1 malam sehingga trekking pun semakin mengesankan.Jadi jika long weekend agendakan lah menuju air terjun 24 tingkat ini

Dan satu hal lagi,jika anda memang traveller sejati maka janganlah mengotori tempat ini dengan sampah maupun membuat tulisan-tulisan di dinding tebing dan bebatuannya .Bagaimana jika rumah anda diperlakukan seperti itu oleh orang lain?? Jika tidak ,maka jangan lakukan .


SaLam Lestari....

SaLam Binjai Community
(Sahabat Alam)

Minggu, 10 Mei 2015

Pulau Pandang Nan Indah di Kabupaten Batubara,Sumatera Utara

pulau pandang adalah sebuah pulau yang ada di pantai timur sumatera utara



Pulau pandang,  mungkin anda pernah mendengar namanya atau belum pernah sama sekali. Yaa foto di atas atas adalah foto disalah satu sudut pulau pandang yang indah. Saat saya mendatangi pulau ini di tahun 2014 lalu. Tempat ini belum lah ramai di kunjungi dan mungkin saat ini sudah cukup ramai pengunjungnya. Karena belum ramai saat saya dan teman-teman SaLam Binjai Community kesini. Alhasil pulau ini bagai milik kami sendiri. Pulau yang indah membuat saya rileks dari kepenatan  kegiatan sehari-hari karena bekerja pun seketika hilang.
Pulau ini terletak di pantai timur Sumatera Utara dan masuk kedalam wilayah administratif Kabupaten BatuBara yang beribukota  di LIMA PULUH .
bebatuan alami yang indah

keindahan pulau pandang yang mempesona



Dari Kota Medan, kita tempuh selama 3jam lebih perjalanan dengan menggunakan bus atau mobil pribadi dan ditambah lebih kurang 2jam perjalanan lautnya.Sebelum mencapai pulau pandang kita bisa
memilih 2 alternatif pelabuhan. Yaitu dari pelabuhan Tanjung Tiram dan pelabuhan Kuala Tanjung.
Jarak dari kedua pelabuhan ini pun berbeda dan yang biasa di ambil oleh para wisatawan adalah pelabuhan Tanjung Tiram. Karena selain dekat jarak nya ke pulau pandang, jalur ini lebih familiar digunakan untuk ke  pulau tersebut. Di sekitar  pulau Pandang pun terdapat beberapa gugusan pulau diantaranya adalah pulau Salah Nama dan ada pula peninggalan besejarah seperti Istana Lima Laras dan Mesjid Raya Tanjung Tiram. Pulau inipun tak kalah indahnya dengan pulau Pandang.Gugusan bebatuannya seperti yang ada di pulau Belitung atau pulau Laskar Pelangi.Disini juga kita dapat melakukan snorkling,diving,hingga melihat pengembangbiakan penyu.
Penasaran dengan keindahan pulau ini?  segeralah kemari...
Dan Alangkah baiknya jika kita mendapatkan tempat seindah ini kita dapat bersama-sama menjaga keindahan dan kealamian tempat wisata tersebut,baik sebagai pengunjung maupun sebagai pengelola.

salam lestari....
SaLam Binjai Community
menjaga keasrian tempat ini adalah tanggung jawab bersama









Minggu, 19 April 2015

Menikmati Keindahan Air Terjun Rembulan




Air terjun Rembulan,di kabupaten langkat ,sumatera Utara adalah air terjun yang memiliki ketinggian kira-kira 15 meter . Suasana yang masih alami membuat air terjun ini sangatlah asik untuk di jadikan tempat menjelajah dan menghilangkan penat karena aktifitas yang padat.
Apalagi bagi para pecinta trekking , jalur menuju air terjun bisa di jadikan sebagai destinasi berikutnya untuk menjelajah.

Akses jalan sebelum ke air terjun ini cukup baik, dapat dilalui berbagai jenis kendaraan baik mobil maupun sepeda motor. Jadi tidak usah khawatir mengenai akses jalannya. Kecuali jalur untuk trekking ke air terjun , pastilah dilalui dengan berjalan kaki. Waktu tempuh dari kota binjai kira-kira 1,5 jam hingga 2 jam ditambah lagi waktu tempuh trekking sekitar 1jam berjalan kaki barulah kita sampai ke air terjun rembulan ini.

Nama air terjun rembulan sendiri diambil karena air terjun ini memiliki keindahan yang tak kalah dengan rembulan dilangit. Benar saja , saat saya dan teman-teman SBC (SaLam Binjai Community) kesini. Air terjunnya memang benar-benar indah. Perjalanan yang melelahkan selama kurang lebih 1jam berjalan kaki pun terbayar lunas . Air terjunnya yang bening serta dingin membuat kita rileks dan tidak ingin cepat-cepat pulang sehingga kita sangat menikmati liburan ke tempat ini.

Tak hanya disitu ,keunikan air terjun rembulan ini adalah terdapat goa kecil dibalik air terjunnya. Untuk bisa ke goa kecil dibalik air terjun ini kita harus sedikit bisa menahan tekanan dari air yang jatuh . Di dalam goa kecil ini kita bisa merasakan keindahan sebuah air terjun dari sisi yang berbeda . Jadi gak salah untuk menjadikan tempat ini sebagai tempat wisata berikutnya untuk di kunjungi . Sebagai traveller dan petualang sejati maka kita harus bisa menjaga dan melestarikan keindahan tempat ini. Tidak membuang sampah dan tidak mengukir atau mencoret dinding tebing adalah cara kecil yang dibutuhkan.

SaLam Lestari......

..


.




Sabtu, 18 April 2015

Rumah Bolon Pematang Purba, Peninggalan Bersejarah di Simalungun, Sumut




salamsumu.blogspot.com,
Di desa Pematang Purba, kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, terdapat sebuah bangunan bersejarah yaitu Rumah Bolon.Rumah Bolon atau Rumah Besar ini adalah sebuah istana peninggalan dari Kerajaan Purba. Kerajaan ini berdiri sekitar tahun 1600-an masehi. Raja pertama kerajaan Purba bernama Raja Parultop-ultop.


Awal berdirinya Kerajaan ini yang saya dapatkan dari abangnda Lonje , teman yang menemani saya ke Rumah Bolon ini. Dikisahkan pada suatu hari Raja Parultop-ultop pergi berburu, kemudian ia melihat seekor burung yang indah dan berusaha untuk mendapatkannya.



Namun usaha demi usaha yang dilakukan Raja Parultop-ultop untuk mendapatkan hewan buruannya gagal. tanpa disadari, ia pun telah jauh meninggalkan kampung halamannya dan sampailah Sang Raja ke tempat yang saat ini bernama desa Pematang Purba. Kemudian Raja Parultop-ultop pun mendirikan Rumah Bolon ini yang menjadi istana Kerajaan Purba. Raja Parultop-ultop yang kemudian disebut Raja Purba menjadi Raja Pertama kerajaan ini.



Di komplek Rumah Bolon ini terdapat bangunan-bangunan yang memiliki fungsinya masing-masing. Ada bangunan yang kegunaannya sebagai tempat beristirahat raja, ada juga bangunan yang berguna sebagai balai atau tempat pertemuan dan lain sebagainya. Karena umur Rumah Bolon ini yang sudah ratusan tahun, maka tak luput juga dari kerusakan akibat usianya . dan Rumah Bolon ini telah beberapa kali dilakukan pemugaran bagian-bagian yang rusak, namun tetap arsitektur awal berdirinya Rumah Bolon tetap dipertahankan keasliannya.


Dari cerita yang didapat ,sangatlah membuat saya sangat terkesan. Untuk itu agar sejarah dan kebudayaan ini dapat diketahui oleh anak cucu kita. maka saat ini kitalah yang harus melestarikannya. Karena Bangsa yang besar adalah Bangsa yang menghargai dan melestarikan budayanya.

Didekat Rumah Bolon ini, ada juga tempat wisata lainnya yaitu Haranggaol. Tak salah wisatawan domestik maupun mancanegara kemari dan menjadikan tempat ini sebagai taget travelling selanjutnya. Semoga Bermanfaat......

SaLam lestari .......






Selasa, 07 April 2015

Jalur dan Denah letak Air Terjun Namu Belanga langkat

SaLam Lestari... ,

Hai para pecinta dan penikmat keindahan alam ,
 para travelers , para backpakers dan juga adventurers .

Tau gak Namu Belanga atau Air terjun Siluman, banyak yang  mungkin sudah akrab dengan nama ini. namun di sisi lain banyak juga yang tidak akrab
 bahkan masih mencari letak keberadaan air terjun namu belanga ini.

 Awalnya kami posting pemberitaan air terjun ini pada  tanggal 8 mei 2014 , ketika itu kami pergi ke air terjun namu belanga ini pada tanggal 5 mei 2014,


Jika di persoalkan tentang siapa yang menemukan pertama kali air terjun namu belanga ya pastilah warga desa garunggang yang menemukannya terlebih dahulu. Namun ada beberapa dari mereka yang  ada diluar sana, berkata merekalah yang menemukannya pertama kali.


Tapi itu bukan yang akan di bahas kali ini karena letak yang masih membingungkan sebagian travellers
 dan inilah yang ingin kita bahas.


 Dari kota medan anda menuju kota binjai yaitu Binjai Super Mall (BSM) atau Mesjid Agung Binjai yang besebelahan letaknya. Di seputaran BSM dan
 Mesjid Agung Inilah banyak terdapat guide atau ranger yang menunggu wisatawan.
 Namun pastikan anda tau bagaimana fisik atau wujud air terjun namu belanga ini
dari gambar dan foto yang ada di internet.

 Dari BSM menuju ke  simpang Tanah Seribu dilanjut ke arah Asrama Batalyon Raider seratus Namukur  kemudian ke arah polsek Sei Bingai kemudian ke arah pekan namukur berbelok ke kiri
dari pekan namukur di lanjutkan terus berjalan ke atas hingga menemukan objek wisata
rumah galuh atau lebih dikenal dengan nama ranger atau guide Pelaruga.
Sekitar 3KM dari pelaruga lah guide asli air terjun namu belanga berada.



 Jadi kira-kira rute nya adalah sebagai berikut :
- kota medan- kota binjai (BSM) - simpang Tanah Seribu - Asrama Raider Namukur - Polsek Sei Bingai
- Simpang pekan Namukur - Rumah Galuh
 - guide namu belanga - air terjun namu belanga.

Dan inilah gambar denah sederhananya.

Semoga Bermanfaat....
SaLam Binjai Community (SBC)


Jumat, 13 Maret 2015

Sumatera Utara Punya Air Terjun Sebening Kaca Di Namu Belanga


Sumatera Utara Punya Air Terjun Sebening Kaca
wendi setiawan - d'Traveler
detikTravel Community -
Sumatera Utara punya banyak air terjun indah seperti di Jawa Barat. Salah satunya adalah Air Terjun Namu Belanga di Kabupaten Langkat. Airnya sebening kaca dan masih sangat bersih.

Selain Air Terjun Tongkat dan Teroh-Teroh di Langkat, ternyata ada air terjun yang sangat jernih airnya, yaitu Air Terjun Namu Belanga. Airnya jernih dan dingin. Aliran air terjunnya pun terkadang ada terkadang tidak.

http://m.detik.com/travel/readfoto/2015/02/24/133500/2806334/1026/3/sumatera-utara-punya-air-terjun-sebening-kaca



Selasa, 10 Maret 2015

Kebun Teh Sidamanik,Keindahan Alami di Sumut

salamsumu.blogspot.com
kebun teh sidamanik
salamsumu.blogspot.com.

  • Kebun teh,banyak yang tidak percaya kalau di sumatera utara terdapat kebun teh.Letak kebun teh tersebut ada di dekat danau toba,danau vulkanik terbesar di dunia.Tepatnya di Kecamatan Sidamanik,Kabupaten Simalungun,Provinsi Sumatera Utara.Awalnya saya pun tidak percaya namun setelah ketempat ini di tahun 2013 barulah saya percaya.


wendi setiawan
pemandangan indah kebun teh sidamanik
yang membuat saya heran adalah teh disini bisa hidup di cuaca yang panas,padahal teh hidup di cuaca sub tropis dan tidak terlalu panas.Dan kebun teh ini masih produktif untuk menghasilkan bubuk teh khas tanah Sumut.Ketika saya berangkat dari kota Binjai ke Sidamanik,Saya membutuhkan waktu lebih kurang 4 jam.Kalau dihitung secara kilometer saya tidak tau,hehehe.


sahabat alam binjai
walaupun panas-panas tetap foto-foto ni
akses jalan menuju ketempat ini cukup baik ,setelah beberapa bulan yang lalu pemerintah kabupaten simalungun memperbaiki aspal jalan di beberapa titik yang rusak.Jalur jalan menuju kebun teh bisa di lalui oleh sepeda motor,mobil pribadi,atau bus KUPJ.Bus Pariwisata yg berukuran yang besar pun bisa melewatinya namun harus berjalan lambat karena pas-pasan dengan jalur dan harus extra hati-hati .Kebun teh sidamanik pun di bagi menjadi tiga bagian,yaitu Bagian Bah Damanik,Bah Butong dan Bagian Bah Birong.

di dekat kebun teh sidamanik ini pun terdapat tempat wisata yang luar biasa indah yaitu Aek Manik dan Air terjun Bah Biak.Jadi jika kita ke kebun teh ini jangan melewatkan tempat-tempat tersebut.Karena tempat tersebut sangatlah indah dan dapat menghilangkan penat kita selama beraktifitas sehari-hari .Tak salah jika memilih Sidamanik  sebagai destinasi wisata  keluarga untuk menghabiskan waktu di akhir pekan.

beat merah wendi
matic pun bisa ke tempat ini

SaLam Lestari...
SBC on salamsumu.blogspot.com





Selasa, 03 Maret 2015

Air Terjun Tanjung Raja,Deli Serdang,Sumatera Utara

air terjun tanjung raja


SaLam Lestari........

Inilah salah satu air yang terletak di desa Tanjung Raja,Kecamatan Sinembah Tanjung Muda (STM) Hulu,Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.Atau Sekitar  2 jam perjalanan dari Kota Medan  atau 3 jam perjalanan dari
Kota Binjai .
.

Sebelum mencapai Air Terjun Tanjung Raja ini,kita terlebih dahulu mendapati tempat wisata seperti Danau Linting,Air terjun Tarunggang,dan Air terjun Pelangi Deli Serdang serta jembatan exotis Lau Luhung.
Tempat - tempat wisata tersebut sangatlah memukau bagi saya sehingga selalu membuat betah untuk tidak cepat-cepat pulang ke rumah.







Karena keindahannya, tempat-tempat tersebut sering di jadikan sebagai tempat foto Pre-wedding,terutama di jembatan Lau Luhung.Jembatan ini yang menghubungkan desa Tanjung Raja dengan desa lainnya yaitu dengan Desa Durin Tinggung.

Untuk akses jalan yang kita lalui cukup baik hingga menuju jembatan Lau Luhung.Setelah jembatan tersebut maka Akses jalan pun sudah memasuki jalur  bebatuan sekitar 7 km.Sebelum mendapati Air terjun tanjung raja terdapat persimpangan jalan ,yang salah satu jalurnya adalah menuju Lau Mentar Canyon,Deli Serdang yang aliran sungainya memiliki kandungan  zat belerang sama seperti di Negeri Suah Sibolangit.

Keunikan Air Terjun Tanjung Raja adalah air terjunnya bertingkat-tingkat dengan jarak tingkat yang satu dengan yang lainnya berbeda-beda.Inilah yang membuat para adventurers mulai dari para backpackers hingga Hijabbers adventure sering mendatangi tempat ini.untuk berkelana menyusuri aliran sungai untuk menemukan setiap tingkatan air terjun Tanjung Raja.

Dan ketika kita datang kemari kita tidak membuang sampah sisa bekal kita di tempat ini.Agar sampah plastik dan yang lainnya tidak merusak ekositem di sungai  ini
dengan demikian kita pun telah melakukan pencegahan kerusakan lingkungan.


Semoga Bermanfaat

SaLam Lestari............
SBC,salamsumu.blogspot.com