Tampilkan postingan dengan label wisata religi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wisata religi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 November 2015

Mesjid Azizi,Ikon Wisata Kota Tanjung Pura Langkat


salamsumu.blogspot.com

Taukah anda Mesjid Azizi? Jika anda bertempat tinggal di Kota Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara maka anda tak asing lagi dengan mesjid yang satu ini. Mesjid ini terletak di Jantung Kota Tanjung Pura yaitu di tepi  Jalan  Lintas Sumatera (JALINSUM) Timur yang menghubungkan Kota Medan dengan Kota Banda Aceh.

Mesjid Azizi dibangun pada tahun 1899 masehi dimasa kepemimpinan Sultan Musa Al Muazzamsyah. Ketika proses pembangunan mesjid ini berlangsung Sultan Musa pun wafat, sehingga pembangunan Mesjid Azizi ini sedikit terkendala dan masih semi permanen. Setelah itu pembangunan  dilanjutkan oleh putera beliau yang bernama Sultan Abdul Aziz Djalil Rachmatsyah dan di selesaikan  pada tahun 1902 masehi  menjadi bangunan permanen hingga seperti saat ini. Nama Mesjid Azizi sendiri diambil dari nama Sultan Abdul Aziz.

Arsitektur Mesjid Azizi mirip dengan Mesjid Raya Al Mashun di Kesultanan Deli di Kota Medan. Itu terlihat dari gerbang depan mesjid ini dan juga bentuk kubah nya. Kesan indah juga terlihat dari ukiran-ukiran khas melayu yang dibuat disisi kubah dan bentuk mesjid yang memiliki perpaduan timur tengah dan india.

Pada tanggal 9 mei 2015 tim SaLam Binjai Community pun datang berkunjung untuk melihat keindahan mesjid ini. Berangkat pukul 15.00 wib dari Kota Binjai dan sampai di Mesjid Azizi ini kira-kira pukul 16.00 wib. Di areal Mesjid Azizi ini terdapat makam para Sultan dan Kerabatnya dari Kesultanan Langkat salah satunya adalah Pahlawan Nasional Republik Indonesia Tengku Amir Hamzah. Dan juga terdapat perpustakaan juga galeri tentang Kesultanan Langkat dan Tengku Amir Hamzah.


Dibeberapa kesempatan, di mesjid ini sering mengadakan acara Islami. Diantaranya lomba membaca Al Qur'an, lomba Shalawat Badar/Nasyid dan lain sebagainya. Setiap tahunnya juga di gelar acara untuk memperingati wafatnya Tuan Guru Syeikh Abdul Wahab Rokan di tempat ini. Mesjid Azizi ini juga menjadi lambang kemahsyuran Kesultanan Langkat Kala itu dan menjadi ikon untuk Kota Tanjung Pura saat ini. Nah jika anda akan melewati Kota Tanjung Pura. Maka sempatkanlah berkunjung sejenak ke Mesjid Azizi yang indah ini. Agar kita paham bahwa negeri kita Indonesia memiliki budaya yang beragam yang tak ternilai harganya.

SaLam Lestari...

SaLam Binjai Community (SBC)

Kamis, 22 Mei 2014

10 Tempat Wisata Di Sumatera Utara

"Budaya menghantarkan kita pada satu titik tertinggi dari makna kehidupan - Antz"

Indonesia mengalami masa kejayaan di saat kerajaan Majapahit berkuasa hampir di seluruh nusantara bahkan di  negara-negara lain. Sumpah Palapa, dari sang maestro nasionalis Gajah Mada mengukir tonggak betapa ditakutinya kerajaan Majapahit tersebut saat dulu. Sumatera Utara sebagai satu provinsi di pulau Andalas diyakini pernah menjadi saksi sejarah dari kerajaan Sumpah Palapa. Hal tersebut terlihat dari peninggalan bersejarah hindu yang ditemukan hampir diseluruh pelosok kabupaten. Bukti bahwa Medan Marelan pernah menjadi pusat perdagangan dunia semakin terkuak, penemuan situs-situs cina menjadikan Medan tidak hanya layak disebut sebagai destinasi wisata kuliner namun juga wisata budaya.

Untuk itu, penulis tertarik untuk membahas tentang destinasi wisata budaya di Sumatera Utara, sebagai acuan bagi kita kawula muda untuk lebih mencintai dan menghargai tanah kelahiran dimana kaki kita berpijak. Sebab dari sejarah kita bisa mengukur dan membandingan dua zaman yang berbeda.

10 Tempat Wisata Budaya Di Sumatera Utara 

1. Candi Simangambat - Mandailing Natal
Mandailing Natal, sebuah kabupaten yang mayoritas penduduknya bersuku etnis Mandailing. Selain memiliki garis pantai terpanjang di Sumatera Utara kabupaten ini juga memiliki destinasi wisata budaya SUMUT yang tak boleh anda lewatkan yakni Simangambat. 
Untuk mengetahui lebih detil tentang candi ini silahkan klik disini

2. Candi Portibi - Padang Lawas
Kawasan Mandailing sepertinya menjadi sentra peradaban Hindu di tanah Tapanuli dahulu kala, hal tersebut terbukti dari banyaknya Candi ditemukan di daerah ini. Selain Candi Simangambat, Candi Portibi yang terletak di wilayah kabupaten Padang Lawas, kabupaten hasil dari pemekaran kab Mandailing Natal ini memang unik, keindahan dan panorama alam sekitar dan terjaganya candi Portibi tentu menjadi daya tarik bagi setiap wisatawan.
Untuk mengetahui lebih detil tentang candi Portibi silakan klik disini

3. Mejan - Penanggalen - Pakpak Bharat
Pakpak Bharat, kabupaten hasil dari pemekaran dari Dairi, berbatasan langsung dengan provinsi Aceh yang mayoritas penduduknya bersuku etnis batak Pakpak, mata pencaharian penduduk kab Pakpak Bharat mayoritas bertani, hasil pertanian yang harus anda cicipi dari daerah yang beribukotakan Salak ini adalah Nenas, komoditas unggulan yang kerap dijadikan sebagai buah tangan. Mejan merupakan bentuk dari peninggalan kebudayaan Hindu di Sumatera Utara. Hampir di setiap kecamatan/desa memiliki Mejan (Menhir).
Untuk mengetahui lebih detil tentang Mejan silakan klik disini

4. Situs Hopong - Tapanuli Utara
Menikmati Pariwisata Tapanuli Utara berarti menikmati pesona budaya batak leluhur yang masih terjaga hingga saat ini. Keindahan Taput tidak hanya sebatas wisata alam tetapi keberadaan situs sejarah yakni Hopong akan memperkaya khasanah pengetahuan anda tentang Indonesia. Situs hopong terletak di desa Hopong, oleh karena itu pula diberi nama situs Hopong. Situs ini sama seperti peninggalan sejarah tentang kehadiran pengaruh hindu di Sumatera Utara.
Untuk mengetahui lebih detil tentang Situs Hopong silahkan klik disini

5. Situs Kota Tua Cina - Medan Marelan
Peradaban tinggi di dataran rendah, pesisir kota Medan Marelan di zaman dulu kala dapat anda saksikan di Situs Kota Tua Cina. Penelitian mengenai situs ini telah dimulai sejak lama hingga akhirnya didirikan sebuah museum tempat penyimpanan benda-benda bersejarah berkaitan dengan keberadaan kota tua Cina di Medan Marelan.
Untuk mengetahui lebih detil tentang Situs Kota Tua Cina sila klik disini

6. Makam Papan Tinggi - Tapanuli Tengah
Sebagai pintu masuk agama islam pertama di Indonesia, Barus menjadi destinasi wisata religi berbasis islam di Sumatera Utara. Tapanuli Tengah yang terkenal dengan wisata bahari seperti Pulau Murshala dan Pulau Putri akan menjadi semarak bila anda menyempatkan diri berkunjung ke Makam Papan Tinggi, sisi lain dari kabupaten Tapanuli Tengah. Makam ini terletak di desa Penanggahan kecamatan Barus Utara.
Untuk mengetahui lebih detil tentang Makam Papan Tinggi sila klik disini

Sabtu, 05 April 2014

Wisata Budaya Batak Di Pulau Samosir

percikkan lagi masa dulu, saat adat istiadat masih menghentak di Tanah Batak. Sebab rindu ke masa itu takkan pernah surut seperti danau Toba.


Horas, nuansa budaya Batak begitu terasa erat merangkul, diatas sepotong Tanah surga, yaa.... pulau Samosir tepatnya diperbukitan menjulang diatas aek rangat, Pussuk Buhit. Asal muasal leluhur orang Batak yang kini telah menyebar keseluruh pelosok negeri.

Horas, fell the atmosphere of Batak Culture, hugging you on a paradise Island, sure..... Samosir, exactly Pussuk Buhit, bataknese believe that they comes from, till now days they have lived in every country around the world.

Ketertarikan saya akan budaya muncul sejak dilahirkan ke dunia, karena saya yakin bahwa orang yang berbudaya pasti beragama dan orang beragama belum tentu berbudaya. Lihat saja fakta bahwa begitu banyaknya umat yang tak leluasa beribadah, sembunyi, seolah kebebasan berTuhan tak bisa dimiliki oleh semua golongan. Fakta ini membuktikan betapa sedikitnya manusia yang berbudaya di muka bumi ini.

Budaya mampu menghantarkan kita pada peradaban masa lalu dan masa kini. Cipta, rasa dan karsa merupakan 3 komponen penting dalam kebudayaan yang mana dari ketiganya dapat kita nikmati baik secara langsung maupun tidak langsung.

Kali ini saya ingin membawa anda para pembaca menghablur menjadi orang Batak, mengenakan ulos kebanggaan seraya mengucapkan Horas, menelusuri jejak sejarah dan budaya Batak di Samosir, pulau terbesar di kawasan danau Toba.



1. Tomok
Bila anda berkunjung ke Danau Toba melalui pelabuhan kapal very di Parapat. Saya yakin anda pernah menginjakkan kaki di Tomok. Sebuah pusat perbelanjaan terbesar di pulau Samosir. Tomok dikenal karena jaraknya yang tidak terlalu jauh dari Parapat, bila anda naik very hanya membutuhkan waktu sekitar 2 jam saja. Tomok adalah destinasi wisata danau Toba disini kita bisa menemukan berbagai jenis souvenir berciri khas Batak. Salah satu kebudayaan Batak yang dapat anda saksikan adalah Sigale-gale, patung kayu yang menari berselempang ulos, Tabuhan musik tradisional khas Batak yang mengiringi gerak tangan dan tubuh Si Gale-gale membuktikan bahwa begitu kreatifnya orang Batak zaman dulu kala.

2. Museum Simanindo
Simanindo, ya.... menurut saya disinilah surga dari kebudayaan Batak. Lokasinya yang berada persis di tepi danau Toba ditambah kentalnya nuansa Batak di desa ini seolah menarik anda masuk menjadi halak hita (sebutan untuk sesama orang batak). Terdapat sebuah museum besar di desa ini yang bernama Museum Simanindo, menyimpan benda-benda pra sejarah orang Batak dari masa ke masa. Ukiran khas batak atau biasa disebut Gorga menghiasi setiap sisi dari bangunan ditambah keberadaan patung Sigale-Gale serta upacara adat yang biasa ditampilkan saat ada tamu berkunjung akan menghantarkan ada masuk kedalam peradaban batak yang sesungguhnya.

3. Desa Siallagan
Siallagan, sebuah desa budaya yang kerap dikunjungi oleh wisatawan terutama dari luar negeri. Salah satu daya tarik desa siallagan adalah pertunjukan ritual pemenggalan kepala. Ritual ini dulu kerap diadakan saat zaman hokum adat masih berlaku. Penggal kepala adalah hukuman bagi mereka yang melanggar hokum adat atau menyalahi norma adat istiadat Batak.

4. Hutatinggi
Diatas sebuah perbukitan pulau Samosir terdapat desa bernama Hutatinggi,  Parmalim, agama tradisional batak yang dicetuskan oleh Sisingamangara masih dapat ditemukan didaerah ini. Parmalim dipengaruhi oleh agama Kristen terutama katolik dan juga agama Islam.

5. Tugu
Tugu merupakan tempat penyimpanan tulang belulang bagi orang batak yang sudah meninggal. Tugu berbentuk bangunan besar dengan arsitektur yang sangat menarik. Untuk menyimpan tulang kedalam tugu maka sebelumnya diadakan ritual adat batak bernama Upacara Mangokkal Holi. Hampir seluruh etnis batak seperti Toba, Karo, Pakpak dll masih melakukan tradisi ini sampai sekarang. Tugu banyak ditemukan di daerah pulau Samosir, hal ini berkaitan dengan asal muasal orang Batak yang dipercaya berasal dari pulau yang terbentuk sejak 70000 tahun silam ini,



Masih banyak tempat menarik lainnya berkaitan dengan kebudayaan Batak, dilain artikel akan saya bahas lagi. Horas!! :)

Antonius Naibaho
pariwisata SUMUT
traveling MEDAN

Jumat, 27 Desember 2013

20 Tempat Wisata Di Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara


Rura Silindung - Tapanuli Utara
Kabupaten Tapanuli Utara merupakan salah Kabupaten/Kota di Propinsi Sumatera Utara yang mana terletak di wilayah pengembangan dataran tinggi Sumatera Utara. Berada pada ketinggian antara 300-1500 meter di atas permukaan laut dengan topografi dan kontur tanah beraneka ragam yaitu yang tergolong datar (3,16 persen), landai (26,86 persen), miring (25,63 persen) dan terjal (44,35 persen).

Secara astronomis Kabupaten Tapanuli Utara berada pada posisi 1º20’ - 2º41’ Lintang Utara dan 98º05’–99º16’ Bujur Timur. 

Sedangkan secara geografis letak Kabupaten Tapanuli Utara diapit atau berbatasan langsung dengan lima kabupaten yaitu,
disebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Toba Samosir;
di sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Labuhan Batu;
disebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Tapanuli Selatan; dan
disebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Humbang Hasundutan dan Tapanuli Tengah. 



Pariwisata Tapanuli Utara sangat beragam, terlebih bila berbicara tentang wisata religi seperti Salib Kasih dan wisata alam Air Soda Alami yang hanya ada 2 di dunia. Terdapat beberapa hotel sebagai akomodasi dan juga restaurant. Transportasi menuju daerah ini dengan menggunakan moda transportasi roda dua dan roda empat. 

Inilah daftar tempat wisata di Tapanuli Utara yang lengkap.


. Nama Obyek Jenis wisata Lokasi
1 Panorama Alam Hutaginjang Wisata alam Muara
2 Pantai Muara Wisata alam Muara
3 Air Soda di Parbubu Wisata alam Tarutung
4 Air Panas di Hutabarat Wisata alam Tarutung
5 Air Panas Saitnihuta Wisata alam Tarutung
6 Air Panas Ugan Wisata alam Tarutung
7 Air Panas Sipoholon Wisata alam Sipoholon
8 Pacuan Kuda Siborongborong Wisata alam Siborongborong
9 Sopo Partungkoan Wisata Budaya Tarutung
10 Gua Natumandi Wisata Budaya/Sejarah Tarutung
11 Situs Hindu Hopong Wisata Budaya/Sejarah Simangumban
12 Salib Kasih Siatas Barita Wisata Rohani Siatas Barita
13 Makam Munson dan Leman Wisata Rohani Adiankoting
14 Kantor Pusat HKBP Wisata Rohani Pea Raja - Tarutung
15 Seminarium Sipoholon Wisata Rohani Saitnihuta Tarutung
16 Tugu Nommensen Wisata Rohani Saitnihuta-Tarutung
17 Onan Sitahurung Wisata Rohani Saitnihuta-Tarutung
18 Gereja Dame Wisata Rohani Saitnihuta-Tarutung
19 Makam Pendeta Johanes Wisata Rohani Pancur napitu - Tarutung
20 Makam Pendeta Johanes Siregar Wisata Rohani Muara

Selasa, 10 Desember 2013

Indahnya Patung Dewi Kwan Im Di Siantar



Siantar adalah kota terbesar ke dua di Sumatera Utara setelah Medan.

Menikmati kota Siantar yang sangat terkenal dengan kuliner khasnya Roti Ganda dan Pangsit Siantar mungkin sudah kerap terdengar. Namun terdapat tempat wisata di Pematang Siantar yang harus anda kunjungi bila anda tengah berada kota kelahiran Adam Malik ini yakni Patung Dewi Kwan Im.


Patung Dewi Kwan Im Siantar menjadi icon Pariwisata Kota Pematang Siantar. Hal tersebut dikarenakan keunikan, sejarah dan kemegahan bangunan tempat beribadah agama Budha ini.


Patung Dewi Kwan Im berada di komplek Vihara Avaloskitespera. Pesona keindahan dan kemegahannya sangat memukau, memiliki tinggi 22,8 meter Patung Dewi Kwan Im adalah patung tertinggi di Indonesia bahkan di Asia Tenggara.


Patung Dewi Kwan Im dibangun pada tahun 2005 dengan menghabiskan dana sebesar 9 milyar. Tidak hanya itu, pengerjaan patung ini bahkan diluar dari prediksi penulis, ternyata icon pariwisata kota Pematang Siantar ini dibuat langsung di negeri tirai bambu alias China. Selain itu keseluruhannya terbuat dari material granit sehingga memerlukan pengerjaan selama 3 tahun hingga selesai dan dapat dinikmati seperti sekarang.


Lokasi Patung Dewi Kwan Im terletak di Jalan Pane, Tidak perlu tersesat bila hendak berkunjung ke wisata religi di Siantar ini karena mayoritas penduduk mengetahui alamatnya.


Wisatawan kerap berkunjung ke patung Dewi Kwan Im Siantar demi melihat kemegahannya, oleh karena hal tersebut pula MURI memberikan penghargaan karena keindahannya dan ketinggiannya yang mengalahkan objek lain yang sama.


Selain menikmati pesona Patung Dewi Kwan Im, tidak jauh dari kota Siantar terdapat beberapa objek wisata lain yang menarik dan layak dikunjungi. Seperti Parapat, Tanjung Unta, Rumah Bung Karno dan masih banyak lagi. Bila anda membutuhkan informasi Pariwisata Sumatera secara lebih lengkap, silahkan follow akun twitter @pariwisataSUMUT atau akun twitter penulis @Anthony_Riel yang sekaligus juga admin/moderator akun fanpage dan twitter Pariwisata SUMUT. 

Terimakasih sudah berkunjung... :) 

Sabtu, 20 Juli 2013

Mesjid Azizi - Langkat



Sebuah bangunan untuk peribadatan uman muslim dan menjadi tujuan wisata religi sekaligus wisata heritage yang mengagumkan di Tanjung Pura kabupaten Langkat provinsi Sumatera, Indonesia
Saat ini dikelola oleh keluarga kesultanan Langkat.

Unique Fact
Salah satu mesjid terbesar di dunia yang berada di Malaysia mengusung konsep Mesjid Azizi Langkat.

History
Dibangun pada masa kesultanan yang kala itu dipegang oleh Sultan Abul Aziz. Mesjid ini menjadi mesjid tertua di provinsi Sumatera Utara yang masih bertahan dengan ciri khas arsitektur bangunan yang merupakan perpaduan dari Belanda, Indonesia dan Tionghoa. Didirikan pada tahun 1902 dengan luas 18.000 meter persegi, mesjid ini mampu menampung hingga 2.000 orang.

What To See
Keindahan bangunan mesjid Azizi yang masih berdiri kokoh, menjadi icon pariwisata kabupaten Langkat dan salah satu destinasi wisata andalan.
Mesjid Azizi langkat sangat cocok bagi anda yang berniat untuk menelusuri jerjak sejarah di perkembangan kesultanan Langkat.

How To Get
Dari ibukota provinsi Sumatera Utara, Medan. Tempat ini dapat dicapai dengan menggunakan transportasi darat yang memakan waktu sekitar 3 jam. Letaknya berada persis di areal kota Langkat sehingga tidak perlu kebingungan saat mencari, bila anda belum yakin maka silahkan bertanya kepada masyarakat sekitar.